Rabu, 21 November 2018

MENJAWAB PERTANYAAN MALAIKAT MUNKAR NAKIR ITU DENGAN SHALAT

Ada pertanyaan dalam kubur setelah manusia mati yang akan di ajukan oleh Malaikat Munkar dan Nakir. jawabannya tidak perlu pakai mulut. sebab saat itu mulut kita telah terkunci. yang bicara tangan dan kaki kita menyaksikan.

Jika kita ditanya man kiblatuka maka kita tinggal berdiri dan menghadap kiblat untuk shalat.
Jika kita ditanya Man Rabbuka kita tinggal angkat tangan pertanda " Allahu Akbar "
Jika kita ditanya Man Kitabuka kita Baca Al Fatehah. bukan menjawab Al Qur'an tapi kita baca surat Al Fatehah
Jika kita ditanya Man Nabiyuka kita jawab athahiyyat
Jika kita ditanya Man Ikhwantuka kita jwab muslimin muslimat jama'ah.

Jadi sahabat kita itu adalah jama'ah masjid yang pasti mau mendo'akan kita disaat kita butuh pertolongan dengan do'anya. sebab saat itu yang kita butuhkan adalah do'a mereka. maka kita dishalatkan sebagai bekal untuk menghadap kepada Allah. sampai matipun kita tetap dishalatkan.
Belum tentu yang dirumah mendo'akan kita, apakah kita yakin yang dirumah mendo'akan kita ? saya mah gak yakin mereka mendo'akan kita.

Selasa, 09 Oktober 2018

TAMU KOK MINTA

Jadi tamu itu ya bertamu dengan baik jangan meminta pada tuan rumah jika tidak ditawari. makanlah apa yang tersedia dan jika tidak suka tinggalkan dan jika suka ambil. tamu kok minta yang tidak ada. Itu memberatkan pada situan rumah.

Tuan rumah dalam menjamu tamunya itu juga berbagai macam cara kalau tamunya hanya tamu biasa dia akan menjamu juga seadanya. sebab tidak ada persiapan untuk menjamu tamu yang datang.

tapi kalau tamu istimewa yang memang sudah ada agenda akan adanya tamu yang datang tuan rumah pasti akan memberikan pelayanan yang istimewa juga.

jadi jadi tamu pada pertemuan mungkin arisan dan pertemuan - pertemuan yang diagendakan beda dengan tamu dalam menerima undangan pesta, berbeda pula dalam tamu hanya datang bersilaturahmi.

jadi tamu itu harus tahu diri dan makanlah hidangan yang disediakan jangan meminta yang tidak ada.

oleh karena itu hidup itu juga sama seperti itu paling tidak mirip bila kita mampu mengambil hikmah dari hidup dan bertamu.

allah menciptakan kita itu sudah memberikan sarana untuk kita nikmati jika kita mengerti dan tahu caranya insyaallah kita akan menemukan hidup yang sebenarnya.

Senin, 05 Juni 2017

HAYYALASH SHOLAH

Itu tandanya orang azan memanggil kita untuk shalat. kalau kita merasa laki - laki dan mendengar azan dikumandangkan ga usah bertanya - tanya siapa itu yang azan. langsung saja ambil wudhu dan berangkat ke masjid. kalau kamu tanya - tanya yang azan kemudian kamu juga meraba siapa nanti yang jadi imam kalau hati kamu masih ada rasa dengki dan iri pasti kamu tidak akan datang ke masjid dengan berbagai macam alasan. yang azan kurang inilah kurang itulah, apalagi imamnya semua kamu cacat sementara kamu sendiri belum tentu benarnya. lebih baik kamu segera ambil wudhu dan berangkat ke masjid. sebab yang punya surga itu bukan yang azan maupun yang jadi imam. yang punya surga dan akan mengganjar ibadah kamu itu tetap Allah. makanya ga usah ikut memikirkan siapa pengurus masjid. mereka hanya mengatur jalannya peribadatan agar tertib dan lancar. bukan tempat memberikan pahala. orang mau shalat kok musuhi pengurus masjid itu ga ada hubungannya. shalat shalat saja niatkan iklas karena Allah. berjama'ah itu lebih baik dari pada shalat sendiri.

ingat masjid itu lebih utama dari pada shalat di rumah beda 27 ( dua puluh tujuh derajat ) nilai pahalanya dibanding shalat sendiri di rumah. sebab masjid itu tempat ampunan. kita memohon ampun kepada Allah dan Allah akan mengampuni kita kalau kita memohon ampun sendirian belum tentu permintaan kita itu diterima tetapi dengan jema'ah yang banyak siapa tahu diantara kita ada yang diampuni Allah maka kita juga akan terbawa untuk diampuni. jadi masjid ini sebagai tempat memohon ampunan yang mustajab.

masjid juga tempat yang sakinah kasih sayang Allah akan membrikan kasih sayangnya dalam jumlah jama'ah tanpa memandang satu persatu manusia. apabila kita ada di dalam masjid maka yang Allah lihat adalah jama'ah. semakin banyak jama'ah maka semakin sayang Allah dan tidak membeda - bedakan amal dan pahala yang diberikan semua diganjar sama sebagai jama'ah. 

masjid sebagai tempat pengharapan Jannah ( surga ) dan ini yang dijanjikan Allah kita akan mendapatkan surganya Allah dengan berjama'ah di masjid. maka jangan berpikir dengan kebencian siapa pengurus masjid yang memberikan surga tetap Allah.

masjid tempat mengangkat derajat sampai 27 dua puluh tujuh derajat setiap ibadahnya maka jangan sia - siakan untuk beribdah dan melangkahkan kaki kita ke masjid untuk shalat. penuhi masjid setiap waktunya insyaallah Allah akan mengangkat derajat kita ke tempat yang mulai yang dijanjikan Allah.




TIT TIT TIT

tittit ..... tittit .....tittit ..........

Itu suara klakson mobil dari belakang kita. Kalau kita diklakson dari belakang lebih baik minggir kalau bisa minggir. Ga usah tengak tengok kanan kiri apalagi tengok belakang dan turun nyamperin yang klakson. Sebab akan menimbulkan pertengkaran. Hindari itu. Lebih baik minggir itu akan lebih aman dan selamat. Sebab hidup dijalan apalagi di kota besar kita saat ini yang dibutuhkan bukan kebenaran tapi yang dibutuhkan adalah " kesadaran dan kesabaran ". Sebab kalau kita mencari kebenaran adanya di nomor songolikur, tidak ada yang ada malah berantem setiap saat.

Begitu juga sebaliknya yang mempunyai klakson yo jangan kloksan – klakson saja sebab memang jalan semua macet dan yang pingin cepat itu bukan kamu saja semua juga pingin cepat tapi mau bagaimana lagi, memang semua macet. Apakah kalau sudah membunyikan klakson dan mengedim itu kita bisa terbang ??? mikir !? memang ini jalannya mbahmu ??? atau kamu punya jalan sendiri ??? ini jalan umum jalannya orang banyak ya harus mengikuti antrian. Sebab dengan memberi klakson atau member isyarat lampu dim itu akan membuat yang kamu klakson bingung mau kemana ??? kita ini maunya ya sama – sama ingin cepet, tapi jalan yang sama kita lalui sudah ketahuan memang macet ya sabar donk.

Kadang kita ini merasa jagoan dan merasa paling butuh tidak mau mengerti perasaan orang lain, yang mana mereka juga pingin cepet dan lancar tapi mau apalagi memang jalannya Cuma itu. Kalau ga mau antri yo bikin jalan sendiri biar lancar. Oleh karena itu jaga perasaan kesadaran dan kesabaran. Kalau kamu memaksa berarti kamu akan banyak musuhnya dijalan.

Kita harus bisa menghormati orang lain jangan menyinggung apalagi sengaja untuk membuat keributan tidak ada gunanya. Kalau kita dalam antrian coba kita sabar sebentar dan mengikuti antrian dengan tertib jangan merasa menang sendiri selalu menyeruduk dan tidak memberi kesempatan kepada yang lain sebab dengan cara seperti itu bukan malah membuat cepat berjalan tetapi malah membuat tambah kemacetan sebab semua pingin masuk dalam satu jalur padahal tadinya dari dua, tiga, bahkan empat jalur. Apalagi ditambah bagi pengemudi yang tidak sabaran dan menyerobot lewat samping wah tambah parah. Kenapa kesadaran kita dalam berlalu lintas tidak ada ??? kenapa kita merasa paling benar dan ingin lebih cepat ??? padahal kalau kita mau antri dan mengatur diri akan semakin lebih baik dan cepat.

Kadang kita tidak tidak bisa menghargai petugas. Tidak ada petugas kita maki – maki tidak ada petugas. Tapi ada petugas yang ngaturpun kita tidak mau diatur bahkan kalau kelamaan dikit kita marah – marah seakan kita ini paling benar, paling dibutuhkan. Hargai petugas yang telah mengatur, mereka juga manusia seperti kita siapa tahu petugas itu mungkin ayah kita, anak kita, teman kita. Kita akan merasa malu jika kita berbuat tidak sopan dan ternyata kita kenal dengan mereka. Mereka sudah menggunakan tenaga bercucuran keringat kepanasan kena asap knalpot dan waktu untuk mengatur agar lancar tapi kita tidak mau diatur ya repot. Diatur salah ga diatur juga salah trus mana yang benar dan apa maunya kita ??? kita mengatur diri kita sendiri saja tidak bisa bagaimana mau mengatur orang lain ???

Belum lagi kalau ada yang memang perlu diutamakan kita juga sudah tidak ada rasa pedulinya kepada keadaan. Missal ada mobil ambulance lewat entah itu ambulance orang sakit atau ambulance jenazah. Kita ini sudah hilang rasa empati kita. Kita tidak lagi memberikan toleransi agar mereka bisa berjalan lebih cepat tetapi malah kita halang – halangi agar tidak bisa berjalan yang pada akhirnya terjadi keributan sebab ulah kita sendiri. Coba sadarkan diri kita dan hormati orang yang membutuhkan jalan untuk menolong jiwa seseorang yang sakit, atau jenazah agar cepat sampai di pemakaman. tinggalkan nafsu kita rubah dengan nurani agar kita semua bisa mengerti hak dan kewajiban ini hidup dijalan harus saling hormat menghormati dan teposliro. siapa tahu mereka itu adalah teman kerabat saudara dan lain - lainnya.


Apalagi kalau yang lewat adalah pejabat kita juga sudah tidak ada rasa peduli bahkan dengan sengaja membuat ulah dengan berbagai macam keadaan bisa tidak mau minnggir dan mulut bersumpah serapah dengan pejabat yang lewat. Mereka itu mempunyai kepentingan yang lebih besar ketimbang kita barang kali ada yang mau diselesaikan dengan cepat. Seandainyapun tidak memang ketentuan itu ada maka beri kesempatan kepada pejabat kita untuk lewat. Kenapa kita tidak mau memberikan kesempatan kepada pejabat sebab kita telah dimakan kebencian yang disebarkan oleh manusia – manusia yang tidak senang. Padahal pejabat itu harus kita hormati sebagai jabatannya bukan sebagai manusisnya. Benar manusia sama dengan kita tapi mereka adalah pimpinan kita. Kalau sama mana bedanya ???

Selasa, 30 Mei 2017

APAKAH GEN PKI BISA MENURUN PADA ANAKNYA

Sekarang ini kita semakin disibukkan oleh pernyataan tentang keturunan PKI dan banyak orang menyerang lawan baik politik dagang dan lainnya dengan mengatas namakan PKI. apakah gen PKI itu dapat menurun ke anak cucunya ? sebenarnya PKI itu apa ? organisasi, keyakinan, atau idiologi ? sementara Nabi saja tidak bisa menurun kepada keturunannya. kalau anaknya jelek tidak berarti dia benar sebab keturunan nabi. kalau dia anak ustadz pasti baik sebab dia keturunan ulama. kalau dia anak bajingan walaupun baik dia tetap anak bajingan dan pasti jahat walaupun pemikiran dan prilakunya sungguh sangat baik. manusia itu menilai dari apa ? sementara nabi saja seandainya fatimah binti muhammad mencuri maka aku sendiri yang akan memotong tangannya. jadi nabi tidak menjamin bahwa keturunannya pasti orang baik. seperti halnya nabi ibrahimpun juga sama meminta seluruh keturunannya jadi orang yang baik tetapi allah tidak menerimannya. sebab manusia itu mempunyai garis yang berbeda walaupun dia berasal dari lumpur jika memang emas dia akan tetap emas dan walaupun dia bercampur dengan nasi tetapi kalau dia tai ya haur dibuang. tetapi kita kadang menghakimi bahwa kita adalah orang bersih orang suci dan menganggap orang lain adalah jelek dan jahat sebab bapaknya. dosomuko itu seorang begawan wisrowo namanya tetapi karena doso muko itu menyimpang dari kebenaran walaupun dia sakti dan masih mempunyai sifat santri sekalipun dia dianggap jahat sebab  kerakusan dan ketamakan yang diperbuat. jadi manusia itu mempertanggungjawabkan pribadinya masing - masing tidak ada keturunan. allah pun tidak menerima  manusia berdasarkan keturunan. tetapi manusia harus mempertanggungjawabkan amal perbuatannya sendiri - sendiri. dari mana kita menghakimi manusia dengan keturunan ? apakah kalau bapaknya jenderal pasti anaknya akan jadi jenderal kalau bapaknya pemulung pasti anaknya pemulung. jangan menghakimi manusia dengan keturunan orang tuanya. setiap manusia itu bisa berubah dan mempunyai pola hidupnya sendiri - sendiri.

Minggu, 09 Oktober 2016

Jika aku sesat adalah untuk diriku sendiri



Allah berfirman dalam surah “ Saba : 34 : 50 “
Katakanlah : “ Jika aku sesat maka sesungguhnya aku sesat untuk diriku sendiri; dan jika aku mendapat petunjuk maka itu disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sungguh Dia Maha Mendengar Maha Dekat “
Banyaknya permasalahan yang timbul didalam masyarakat saat ini kita harus berani mengambil sikap dengan tegas sesuai dengan keyakinan yang telah kita miliki untuk melangkah dalam mengabdi kepada Allah SWT. Dalam ketegasan ini kita harus yakin dengan seyakin – yakinnya dengan apa yang telah kita pilih sehingga kita tidak aka nada rasa penyesalan dikemudian hari. Jangan berpedoman pada : kelompok, organisasi, teman, guru, kyai, ustadz ataupun yang lainnya kecuali keyakinan berdasarkan al qur’an dan hadist nabi saw. Oleh karena itu kita harus mengerti benar apa yang kita pilih berdasarkan dalil dan pemikiran yang logis dan bisa dicerna dengan akal. Sebab agama itu akal dan hati. Kalau masih bisa dinalar harus ketemu dengan pemikiran yang benar dan bisa dicerna tetapi kalau sudah tidak bisa dicerna dengan akal kita pasrah kepada Allah yang telah menentukan segala sesuatu dengan maknanya. Apapun keputusan yang aku ambil adalah untuk diriku sendiri bukan untuk manusia lain. Dan allah akan memberikan ganjaran atau balasan siksa itu kehendak Nya. Jadi kamu tidak berhak memaksa seseorang dalam menentukan pilihan sebab dengan memaksa berarti aku tidak beribadah kepada Allah tetapi aku percaya kepada manusia.

Selasa, 28 Juni 2016

MEMBACA AL QURAN

Membaca Al Quran merupakan kewajiban bagi seorang muslim untuk bisa berkomunikasi dengan Allah dan mengetahui semua perintah dan larangan agar kita mendapatkan jalan hidup yang benar dan diridhoi Allah SWT. Oleh karena itu membaca Al Quran bukan hanya dilakukan dibulan Suci Ramadhan saja, namun harus dilakukan setiap hari bahkan setiap waktu kita  harus membaca walaupun hanya satu ayat, bahkan mungkin hanya satu huruf. Sebab dengan membaca Al Quran kita akan mampu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, sehingga kita akan mengerti tentang arti hidup dan kehidupan ini secara benar.

Memang didalam bulan Suci Ramadhan lebih ditingkatkan dalam membaca Al Quran sebab pada bulan Ramadhan allah memberikan pahala yang sangat luar biasa besarnya dan membaca Al Quran pada bulan Ramadhan seakan kita sebagai pelaku penerima wahyu sehingga dalam keadaan perut yang kosong karena puasa disiang hari, dimana tidak ada yang dipikirkan kecuali zikir mengagungkan Asma Allah, hati kita akan mudah menerima Nur Illahi sehingga cahaya kebenaran akan semakin bersinar dalam dada ini.


Bila kita telah mampu menangkap getar Illahi dan berkomunikasi dengan Allah maka dalam setiap langkah kita akan dituntun oleh Cahaya Nya, sehingga dalam menghadapi hidup ini kita tidak akan merasa takut selain Allah SWT.

Rabu, 11 November 2015

BERIMAN KEPADA AL QUR’AN

Beriman kepada Al Qur’an adalah percaya kepada firman Allah sebagai petunjuk hidup. Al Qur’an sebagai wahyu Allah akan menyelamatkan hidup manusia baik di dunia maupun di akherat bagi orang – orang yang beriman. Namun bagi manusia yang tidak beriman bila menggunakan pedoman Al Qur’an untuk hidupnya maka dia akan selamat di dunianya, akheratanya walahualam.

Dan bagi manusia yang tidak percaya bahwa Al Qur’an sebagai petunjuk hidup maka mereka akan mendapatkan azab dari Allah yang sangat pedih.

Allah berfirman :
هٰذَا    هُدًى    ۖ    وَالَّذِينَ    كَفَرُوا۟    بِـَٔايٰتِ    رَبِّهِمْ    لَهُمْ    عَذَابٌ    مِّن    رِّجْزٍ    أَلِيمٌ    ﴿الجاثية:١١﴾

Ini (Al Quran) adalah petunjuk. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Tuhannya bagi mereka azab yaitu siksaan yang sangat pedih. Al Jaatsiyah:11 ﴿

Al Qur’an yang merupakan wahyu Allah sangat cocok sebagai petunjuk / pedoman hidup bagi manusia sepanjang massa, sebab kandungan Al Qur’an sangat fleksibel  bisa dipaham oleh semua lapisan masyarakat baik orang bodoh maupun ilmuwan, baik rakyat maupun pejabat, baik orang mlarat maupun konglomerat, baik orang awam maupun bangsawan. Jadi Al Qur’an bisa diterima oleh semua lapisan masyarakat berdasarkan pemahaman mereka semua.

Kandungan Al Qur’an sebagai : petunjuk, obat, dan pembeda, kalau kita mampu memahami Al Qur’an dengan keyakinan yang mantap niscaya kita akan mampu menyelesaikan semua permasalahan hidup tanpa harus merasa ketakutan dan was – was. Sebab Allah yang akan menuntun setiap hati manusia yang telah mengamalkan Al Qur’an.

Dengan Al Qur’an hidup kita akan tertata berdasarkan bimbingan Allah langsung sehingga akan kita temui ketenangan, kedamaian, selalu bersyukur, dan iklas dalam menerima semua yang terjadi dalam hidup ini. Dengan Al Qur’an kita akan menjadi orang – orang yang beruntung.

Amiin ………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

Selasa, 10 November 2015

BALASAN ORANG BERIMAN

Orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan dan sabar dalam menjalankan perintah Allah mereka akan mendapat ganjaran yang tinggi di hadapan Allah dengan mendapatkan sorga yang mengalir dibawahnya sungai – sungai, mereka kekal di dalamnya dan itulah sebaik – baik balasan bagi orang – orang yang beriman.

Apakah kita orang beriman ? bila kita orang beriman ucapkanlah Alhamdulillah sebab kita akan mendapat jaminan dari Allah yang sangat besar. Namun untuk meraih itu tidak mudah perlu ketaatan dalam beribadah kepada Allah dan sabar dalam menjalani hidup ini.


Mari kita raih janji Allah dengan mengiklaskan hidup ini untuk beribadah kepada Allah semata. Sabar dalam menerima ujian dan cobaan baik senang maupun susah. 

Minggu, 08 November 2015

ALLAH CAHAYA LANGIT DAN BUMI

Allah berfirman :

اللَّهُ    نُورُ    السَّمٰوٰتِ    وَالْأَرْضِ   ۚ    مَثَلُ    نُورِهِۦ    كَمِشْكَوٰةٍ    فِيهَا    مِصْبَاحٌ    ۖ    الْمِصْبَاحُ    فِى    زُجَاجَةٍ    ۖ    الزُّجَاجَةُ    كَأَنَّهَا    كَوْكَبٌ    دُرِّىٌّ    يُوقَدُ    مِن    شَجَرَةٍ    مُّبٰرَكَةٍ    زَيْتُونَةٍ    لَّا    شَرْقِيَّةٍ    وَلَا    غَرْبِيَّةٍ    يَكَادُ    زَيْتُهَا    يُضِىٓءُ    وَلَوْ    لَمْ    تَمْسَسْهُ    نَارٌ    ۚ    نُّورٌ    عَلَىٰ    نُورٍ    ۗ    يَهْدِى    اللَّهُ    لِنُورِهِۦ    مَن    يَشَآءُ    ۚ    وَيَضْرِبُ    اللَّهُ    الْأَمْثٰلَ    لِلنَّاسِ    ۗ    وَاللَّهُ    بِكُلِّ    شَىْءٍ    عَلِيمٌ    ﴿النور:٣٥﴾

Yang artinya :

Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. An Nuur:35 )

Cahaya adalah kehidupan, tanpa cahaya tidak ada kehidupan. Manusia tanpa cahaya tidak ada kehidupan,gelap gulita tidak mampu melihat. Cahaya hakiki adalah cahaya Allah maka adanya kehidupan ini sebab adanya Allah. Tanpa Allah tidak ada kehidupan. Allah adalah perbendaharaan yang tersembunyi. Dia ingin dikenal maka dia ciptakan makluk untuk mengenal dan memuji Nya. Dia ciptakan seluruh alam dan segala isinya untuk makluk yang disayangi yaitu manusia.

Manusia yang tidak mempunyai cahaya Allah akan buta hatinya walaupun hidup tidak bermakna, sebab hidupnya laksana binatang atau tumbuhan yang hanya sekedar menuruti nafsu,  tidak mempunyai arti selain tumbuh dan makan. Walaupun dalam kehidupan di dunia mungkin dia dapat dikatakan orang hebat dengan ilmu dan hartanya dan kedudukannya. Namun secara hakiki mereka itu mati sebab tidak ada cahaya Allah di dalam dadanya. Hatinya dikuasai oleh nafsu, sehingga yang terjadi adalah angkara murka, keserakahan, sombong, takabur dan sifat – sifat yang bertentangan dengan perintah Allah.

Manusia yang tidak mempunyai iman akan merugi nanti di hari akhir, walaupun di dunianya dia hidup dengan penuh  kemewahan, keberhasilan masalah duniawi, mendapat pujian dan dikatan orang hebat, namun tidak lebih dari “ Fir’aun, Qorun, ataupun Haman “.


Maka carilah cahaya Allah untuk bekal kembali keharibaan Allah. Tanpa adanya cahaya Allah dalam diri kita, kita tidak akan menemukan cahaya nanti di alam kubur yang gelapnya tidak ada bandingnya. Yang mampu menerangi alam kubur hanyalah cahaya Allah. Kalau kita tidak beriman kepada Allah kepada siapa kita akan meminta cahaya di alam kubur ? sungguh mengerikan !!!

Jumat, 06 November 2015

PENGERTIAN LANGIT DAN BUMI

Langit dan bumi adalah dua alam yang berbeda yang ditempati oleh makluk yang berbeda. Langit dihuni oleh bangsa ghoib dan bumi dihuni oleh bangsa manusia dan semua makluk yang berbadan kasar, beserta seluruh perangkatnya.

Namun kadang pengertian langit dan bumi menjadi samar keadaannya dimana bumi adalah tempat yang rendah yang dihuni manusia dan langit adalah atas yang kita lihat sebagai awan yang dihiasi benda – benda angkasa seperti : matahari, bulan dan bintang serta gugusan planet yang menjadi kesatuan alam.

Padahal Allah telah menerangkan dalam banyak firman Nya bahwa langit dan bumi adalah dua tempat yang berbeda yang mempunyai dimensi lain. Allah mengatur segala urusannya di langit. langit dalam pengertian ini bukan atas yang kita lihat sebagai awan tetapi langit adalah dunia lain selain bumi.

Allah berfirman :

دَبِّرُ الْأَمْرَ مِنَ السَّمَآءِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِى يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُۥٓ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا 
تَعُدُّونَ ﴿السجدة:٥﴾ 

Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu. As Sajdah:5 ﴿

أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ لَهُۥ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۗ وَمَا لَكُم مِّن دُونِ اللَّهِ مِن وَلِىٍّ وَلَا نَصِيرٍ ﴿البقرة:١۰٧﴾

Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. Al Baqarah:107 ﴿

بَدِيعُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَإِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ ﴿البقرة:١١٧﴾

Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: "Jadilah!" Lalu jadilah ia. Al Baqarah:117 )


Dengan kenyataan itu langit dan bumi adalah dua  alam yang berbeda yang mempunyai fungsi yang berbeda pula.

Rabu, 04 November 2015

HARI INI SEPI

Rabu; 9 September 2015

Sudah ku penuhi janjiku memulangkanmu
Hari ini sepi
Rabu 9 September 2015, seminggu sudah engkau kembali
Aku akan mengirim do’a untukmu
Tenangkan engkau di alam sana
Engkau sudah tahu dan semoga perjalananmu selamat
Aku mengantarkanmu ke pembaringan terakhir
Dengan  do,a kudorong perjalananmu menghadap Sang Khalik
Semoga engkau selamat
Hari ini sudah kupenuhi janjiku
Mengantarmu kembali menghadap Sang Illahi
Setelah seminggu kau mengikuti aku
Selamat jalan …… om Ghozali ……………….


SAATNYA BEBENAH DIRI DUDUK MENGHADAP SANG KHALIK

Senin 14 September 2015

Tinggalkan semua kegiatan dunia untuk menjemput rahmat Allah dengan meningkatkan takarub ila Allah. Jangan merasa pesimis saat ini kita sudah mulai berjalan diatas jalan kehidupan ukrowi. Jangan ragu tingkatkan kewaspadaan dan ingat hanya semata – mata kepada Allah dan tinggalkan semua masalah dunia. 

Hadapi jangan di tentang tersenyum apapun yang terjadi. Jangan melawan atau memberi perlawanan. Jangan merasa benar dan merasa bisa. Tapi luruhkan semua dengan kehendak Yang Maha kuasa. Kita akan kembali dengan suka cita dan penuh kasih menyambut dunia ini penuh pesona.

Semakin kau mengejar dunia semakin terperosok kau kedalamnya, sementara maut selalu mengintai dan siap menjemput jangan terlena dengan dunia. Pergunakan dunia dengan semestinya saja tidak berlebih bahkan kalau bisa kurangi. Dunia tidak akan membuatmu bahagia apalagi seumurmu, sudah tidak ada yang kita rasakan nikmat.

Kenikmatan dunia sudah mulai hambar dalam titik kulminasi jenuh, makan sudah tidak enak, tidur kurang nyenyak, badan mulai banyak penyakit, minum sudah kurang segar, naik kendaraan sudah cape, dan memanjakan burung juga sudah kurang bergairah. 

Apalagi yang kau cari ? masih mengumpulkan duniakah ?

Sabtu, 31 Oktober 2015

BELUM MAU

Rasa enggan menyeruak ke dalam dada melihat kenyataan yang harus aku tempuh, masih adakah harapan untukku. kenapa baru sekarang aku tersadar bahwa keterpurukan ini sudah terlalu lama dan aku tidak bergerak. Membelakangi keyataan dan menerima kodrat tidak menyelesaikan masalah, langkahku tertahan sesuatu yang tidak terlihat tapi nyatanya ada. Dan aku terpaku dalam belenggu yang tidak bisa aku melepaskan diri dari keadaan.

Sewaktu aku menyadari semua ini sudah terlalu jauh aku terlena dalam keadaan yang tidak menentu. Dan siapa yang berani menyanyikan lagu indah untukku ?

JANGAN MENGABAIKAN YANG KECIL

Kecil memang dipandang sepele dan dianggap tidak berguna dalam kehidupan manusia. Padahal semua diawali dari yang kecil sebelum yang besar ada. Namun sifat manusia sering lupa dan menganggap yang kecil itu remeh dan tak berguna. Dia hanya dianggap pelengkap penderita dari kehidupan yang besar. Keberadaannya selalu dianggap remeh dan beban penghambat roda lajunya kehidupan. Padahal semua itu dicipta Allah agar terjadi keseimbangan. Tanpa yang kecil tidak ada artinya yang besar.

Paku itu kecil tapi perannya sangat besar dalam membangun rumah. Jika paku diabaikan maka rumah tidak akan berdiri, dengan kokoh dan rapi. Tanpa paku maka kita susah untuk menyatukan reng usuk dll.
Begitu juga dalam kehidupan bermasyarakat kalau yang dipandang hanya manusia – manusia besar dan mengabaikan yang kecil maka akan terjadi ketidak seimbangan yang mengakibatkan berbagai macam problem dan gejolak dalam masyarakat.
Yang perlu diperhatikan adalah saling membutuhkan dan mampu menempatkan diri pada posisinya masing – masing. Mengerti hak dan kewajiban jangan saling membanggakan dan paling penting.

Sabtu, 03 Oktober 2015

JANGAN MEMBERI NASEHAT JIKA KAU TIDAK MENYELESAIKAN MASALAH

Kadang manusia tidak sadar dalam menghadapi masalah yang menimpa orang lain. padahal orang itu sedang mendapat musibah yang perlu bantuan uang. namun mereka diminta untuk membantu tapi kenyataannya adalah malah memberi nasehat sehingga mereka malah saling adu argumentasi.

Jangan memberikan nasehat kepada orang yang sedang meminta bantuan dalam menghadapi musibah. Sebab orang yang sedang menerima musibah dan membutuhkan pertolongan yang dibutuhkan adalah uang bagaimana dia dapat menyelesaikan masalahnya agar bisa mendapatkan uang bukan nasehat.
Contoh :
Orang yang sedang mendapatkan musibah misalkan anaknya kecelakaan dan mengakibatkan dia masuk rumah sakit dan berurusan dengan polisi. Kemudian orang ini minta bantuan kepada kita entah itu pinjam uang atau meminta. Maka kita jangan sekali – kali memberikan nasehat dengan menyalahkan anaknya yang tidak hati – hati di jalan dan lain sebagainya. Orang ini datang ke tempat kita tidak butuh nasehat tapi butuh uang untuk keperluaannya. Maka jika kita tidak dapat memberikan bantuan jangan banyak bicara katakana saja dengan baik – baik jika kita tidak bisa membantu dan ikut prihatin dalam masalah ini.
Jika kita memberikan nasehat apalagi tidak memberikan bantuan, maka yang timbul adalah perdebatan bahkan menimbulkan permusuhan yang panjang. Orang ini yang dibutuhkan itu uang untuk menyelesaikan biaya rumah sakit dan masalah hukum dengan polisi.
Tapi kadang kita tidak sadar bahwa dengan kejadian itu kita malah memberikan nasehat seakan – akan dengan nasehat itu dapat menyelesaikan masalah. Dalam kondisi seperti ini bukan nasehat yang dibutuhkan tapi uang untuk menyelesaikan. Maka jika kita tidak bisa membantu jangan banyak bicara, lebih baik diam dan berkata dengan sopan untuk menolak dan berkatalah bahwa kita ikut berprihatin atas musibah yang menimpa.
Dan ingat tidak ada seorang manusiapun yang mau menerima musibah. Jangan berkomentar dengan apa yang sudah terjadi sebab yang sudah terjadi itu adalah takdir, dan harus diselesaikan dengan biaya bukan nasehat.


Minggu, 04 November 2012

" Beruntunglah Orang Yang Beriman "


Kenapa orang – orang yang beriman itu sangat beruntung ?

Sebab orang – orang yang beriman itu akan mendapat jaminan syurga dari Allah SWT yang luasnya seluas langit dan bumi. Dan syurga itu merupakan tempat kembali yang paling indah yang dijanjikan Allah dengan semua fasilitas yang tidak harus mencari semua sudah tersedia apa yang kita inginkan, dengan syarat kita mau beriman kepada Allah dan menjalankan semua syareat yang telah diwajibkan kepada manusia.

Iman itu sendiri adalah karunia dari Allah sebab tidak semua manusia bisa mendapatkan iman walaupun kelihatan mudah dan gampang. Ini juga merupakan suatu keberuntungan bagi manusia sebab mereka di sayang Allah. Walaupun iman itu kelihatan mudah ternyata tidak semua manusia mau menerima keimanan kepada Allah. Padahal setiap manusia itu pasti beriman sebab manusia itu merasa dirinya kecil, rendah, lemah, kurang, oleh karenanya mereka ingin mencari perlindungan agar dirinya bisa merasa aman dan terhindar dari segala sesuatu yang tidak diinginkan yang bisa mengganggu kenyamanan dirinya.

bahkan manusia itu lebih senang beriman dengan harta, tahta, dan wanita. Mereka lebih percaya kepada ciptaan – ciptaan Allah ketimbang percaya kepada Allah, mereka percaya kepada : setan, khodam, pohon, gunung, api, laut, keris dan benda - benda yang dianggap mempunyai tuah dan kekuatan ghoib. Dan tempat – tempat yang dianggap keramat dan bertuah yang bisa memberikan rasa aman, tenteram, tenang dan percaya diri. Sebab semua yang mereka sembah / percayai itu kelihatan dan ada bukti bagi si empunya untuk memberikan perlindungan.

Tetapi beriman kepada Allah bila kita belum diangkat derajatnya oleh Allah sendiri, kita akan merasa kesulitan dalam menyembah dan mempercayai keadaan Allah itu sendiri. Oleh karena itu kita harus sabar dalam beribadah kepada Allah dengan menjalankan semua syariat yang telah ditetapkan, sehingga kita akan diuji dengan keimanan kita bila kita lulus maka kita akan diangkat derajat kita ketempat yang lebih tinggi diantara manusia. Sebab Allah tidak memandang kepada manusia dalam bentuk kekayaan yang dimiliki, tahta yang disandang, atau pun bentuk dan rupa nya. Allah hanya akan memandang keiklasan dalam beribadah dari setiap manusia.

Kamis, 26 Juli 2012

Dua Sisi Saling Membutuhkan


“ Dua Tanda Saling Bersatu “

Alhamdulillah kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan karuna ni’mat-Nya kepada kita semua. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya termasuk kita semua. Amiin

Allah berfirman :


$uZù=yèy_ur Ÿ@ø©9$# u$pk¨]9$#ur Èû÷ütGtƒ#uä ( !$tRöqysyJsù sptƒ#uä È@ø©9$# !$uZù=yèy_ur sptƒ#uä Í$pk¨]9$# ZouŽÅÇö7ãB (#qäótGö;tGÏj9 WxôÒsù `ÏiB óOä3În/§ (#qßJn=÷ètGÏ9ur yŠytã tûüÏZÅb¡9$# z>$|¡Ïtø:$#ur 4 ¨@à2ur &äóÓx« çm»oYù=¢Ásù WxŠÅÁøÿs? ÇÊËÈ  

Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas.
( Al – Isro’ : 12 )

Dan kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda. Ini mempunyai arti bahwa tanda malam adalah gelap mengisyaratkan kesusah kepayahan sakit penuh dengan resiko yang harus kita hadapi, sementara siang tanda yang terang mudah merupakan suatu kenikmatan bahwa dengan terang kita dapat melihat, merasakan, mengagumi ciptaan Allah, yang sungguh luar biasa indah dan megahnya ini.

Ini juga merupakan suatu tanda bahwa Allah menciptakan kehidupan di dunia ini semua serba berpasangan satu sama lain saling melengkapi membutuhkan. Perbedaan itu bukan berarti berlawanan, tetapi malah sebaliknya dengan perbedaan itu merupakan suatu kesenyawaan yang satu sama lain saling membutuhkan. Bila yang satu tidak ada maka yang lain mencari. Sehingga tercipta suatu kehidupan yang harmonis  penuh cita rasa. Ada siang ada malam, ada laki ada perempuan, ada senang ada susah. Ada kaya ada miskin. Dan begitu seterusnya satu sama lain semua saling membutuhkan. Sekali lagi bukan berlawanan, tetapi merupakan satu kesatuan yang saling menutupi dan melengkapi.

Namun kadang manusia merasa tidak senang jika menerima suatu kenyataan pahit dalam hidupnya, padahal pahit itu hanya keadaan yang akan diganti dengan manis. Seperti Firman – Nya surah Al – Insyirah ayat : 5 – 6

¨bÎ*sù yìtB ÎŽô£ãèø9$# #·Žô£ç ÇÎÈ   ¨bÎ) yìtB ÎŽô£ãèø9$# #ZŽô£ç ÇÏÈ  

5. karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
6. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Coba bayangkan seandainya hari itu hanya malam saja atau siang saja. Atau manusia itu hanya laki – laki semua tanpa wanita. Dapat dibayangkan pasti akan terjadi kerusakan dalam  kehidupan ini dalam sekejap. Sebab tidak ada rasa kasih sayang  yang dirindukan.

Kenapa manusia tidak mau menerima kepahitan dalam hidupnya ? sebab manusia itu hanya berpikir untuk dirinya sendiri, egonya yang muncul dan sifat manusia itu rakus selalu berpikir bahwa dirinya paling baik, paling hebat, paling pintar dan paling segala – galanya. Mereka tidak mau dikalahkan oleh orang lain maka sifat – sifat dengki, iri, sombong, takabur dan setumpuk sifat jelek yang lainya muncul bila ada yang menyaingi dirinya. Mereka berpikir biar orang lain yang sengsara asal jangan saya, biar orang lain yang menderita asal jangan saya, biar orang lain tidak dapat yang penting saya dapat, biar orang lain sakit asal bukan saya, biar orang lain mati asal jangan saya yang mati, dan begitu seterusnya, sehingga lupa bahwa manusia itu pasti mengalami semua peritiwa itu cuma kadarnya yang berbeda.

Kalau kita hanya berfikir sesaat kadang kita tidak senang dengan adanya suatu peristiwa yang menimpa diri kita yang mana peristiwa itu mungkin merugikan kita. Padahal masalah rugi yang menimpa diri kita itu pasti ada orang yang diuntungkan dengan kerugian kita. Jadi rugi dan untung itu saling berpasangan, sehingga tercipta suatu kehidupan yang harmonis. Kalau kita mau menyadari akan kebesaran Allah, tetapi kalau kita tidak mau menyadari akan hal ini akan membuat hidup kita semakin stress. Dan menganggap peristiwa yang menimpa kita dalam bentuk kerugian itu merupakan momok yang menakutkan.

Missal bila terjadi suatu kebakaran, kita hanya berpikir sesaat, hanya berpikir untukdiri kita maka kita hanya berpikir tentang nilai kerugian, hanya melihat adanya suatu kebakaran yang merugikan kehidupan. Tetapi tahukah kita bahwa api itu sebenarnya sedang memanggil kekasihnya air agar dapat berdampingan berkasih mesra saling bergumul memadu kasih membubung keangkasa lepas dan mengeluarkan aroma yang semerbak. Setelah api tersiram air maka kita lihat suatu pemandangan yang indah luar biasa mereka seakan sedang memadu kasih asyik masuk memadu kasih saling melepas kerinduan ? membubung tinggi ke angkasa dengan bahagia ? memang di satu sisi ada yang dirugikan tetapi disisi lain ada yang mendapat keberuntungan dari semua peristiwa itu.

Kita tidak tahu rencana Allah apa yang akan dilakukan setelah terjadinya peristiwa kebaran tadi, mungkin akan ada perbaikan di lokasi itu sehingga banyak tukang yang akan mendapat rezeki dari situ, atau barangkalai ada suatu peringatan dengan terjadinya kebakaran tadi sehingga banyak manusia akan sadar untuk kembali kepada Allah atau malah sebaliknya menjadi penentang Allah yang nyata. Dan masih banyak lagi yang akan ditata oleh Allah, kita tidak mengerti. Yang perlu kita sadari bahwa kita harus selalu meningkatkan keimanan dan keyakinan kita bahwa semau itu baik adanya.

Allah dalam memberikan jalan keluar bagi umatnya mungkin dengan cara yang berbeda. Jadi kita tidak boleh berpandangan bahwa ini adalah merugikan dan ini menguntungkan. Merugikan dan menguntungkan itu hanya tergantung dari mana kaca mata kita melihat.

Begitu juga setiap kehidupan yang dicipta Allah berpasang – pasangan ada laki ada perempuan, ada senang ada susah, ada kanan ada kiri ada air ada api, dan begitu seterusnya. menimbulkan kebersamaan menimbulkan keharmonisan satu sama yang lain saling membutuhkan saling mengisi kekurangannnya.

Coba bayangkan seandainya di dunia ini hanya ada laki – laki semua apa yang terjadi ? akan punah dalam sekejab. Mereka akan saling menyerang saling berbunuh – bunuhan seandainya toh tidak mereka akan mati merana dengan menahan nafsu syahwat, yang tidak tersalurkan.

Dengan adanya laki – laki dan wanita membuat hidup ini penuh makna walaupun kita menyadari bahwa banyak onak dan duri harus kita jalani untuk membina dalam kehidupan berumah tangga. Tetapi Dibalik semua kesedihan kekurangan itu menciptakan kasih sayang yang sangat dalam dengan hadirnya buah hati anak – anak kita. Kita pun rela bersusah –payah untuk mencari penghidupan demi masa depan anak – anak kita. Istilah kata cape tidak dirasa susah kita terima. Semua akan sirna jika melihat si buah hati bermanja di pangkuan.

Barangkali kita merasa dirugikan dengan ulah orang lain yang menurut kita mungkin akan mengganggu ketenangan kita atau mungkin bahkan merugikan kita. Coba mari kita berfikir sejenak dengan hati nurani yang jernih penuh dengan kearifan. Dibalik ketidak puasan yang kita terima pasti  ada hikmah yang kita tidak tahu. Dan inilah keagungan Allah. Subhanahu wata Allah, begitu cara Allah member pelajaran dan menyuruh manusia bersabar dalam menghadapi semua cobaan.

Banyak pelajaran yang kita dapat dengan silih bergantinya dua tanda. Missal silih bergantinya matahari kita bisa menghitung hari – hari, menghitung minggu, menghitung bulan, menghitung tahun, menghitung windu, menghitung abad dan menghitung milinium, semua itu berkat perputaran siang dan malam.

Hari menjadi tujuh hari dan diberi nama – nama sesuai dengan hitungannya yaitu dimana Allah menciptakan alam dan seluruh isinya ini dalam enam masa. Maka hari berjumlah tujuh hari. Tujuh hari lamanya menjadi satu minggu.

Kita bisa menghitung bulan dengan peredaran bulan sebab dalam peredaran bulan itu yang berjumlah 29 atau 30 hari. Sebagai dasar penghitungan bulan. Dan tahun dengan jumlah 12 bulan dengan firman Alah :

¨bÎ) no£Ïã Íqåk9$# yZÏã «!$# $oYøO$# uŽ|³tã #\öky­ Îû É=»tFÅ2 «!$# tPöqtƒ t,n=y{ ÏNºuq»yJ¡¡9$# šßöF{$#ur !$pk÷]ÏB îpyèt/ör& ×Pããm 4 šÏ9ºsŒ ßûïÏe$!$# ãNÍhŠs)ø9$# 4 Ÿxsù (#qßJÎ=ôàs? £`ÍkŽÏù öNà6|¡àÿRr& 4 (#qè=ÏG»s%ur šúüÅ2ÎŽô³ßJø9$# Zp©ù!%x. $yJŸ2 öNä3tRqè=ÏG»s)ムZp©ù!$Ÿ2 4 (#þqßJn=÷æ$#ur ¨br& ©!$# yìtB tûüÉ)­GãKø9$# ÇÌÏÈ  

36. Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram[640]. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu Menganiaya diri[641] kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa. ( At – Taubah : 36 )

[640] Maksudnya antara lain Ialah: bulan Haram (bulan Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab), tanah Haram (Mekah) dan ihram.
[641] Maksudnya janganlah kamu Menganiaya dirimu dengan mengerjakan perbuatan yang dilarang, seperti melanggar kehormatan bulan itu dengan Mengadakan peperangan.

Kemudian masalah jam itu manusia yang membagi dengan mengambil perhitungan matahari dan di mulai dari pukul 00 pada pertengahan malam.

Dan sebagai penentu waktu shalat Allah hanya menetapkan dan shalatlah pada waktu matahari tergelincir dan gelap. Dan shalat subuh waktu fajar sebab shalat subuh itu disaksikan Malaikat.

Jadi masalah perbedaan itu sangat menguntungkan bagi kehidupan di dunia ini. Maka jangan menganggap perbedaan itu adalah kontra tetapi perbedaan itu saling melengkapi, saling membutuhkan sehingga tercipta keseimbangan yang serasi penuh warna dan corak ragam kehidupan yang indah. Kita bisa merasakan senang sebab ada susah, kita bisa merasakan kenyang sebab ada lapar dan seterusnya.

Wassalamua’laikum. Wr. Wb.